Cara Mengatasi Konflik Secara Sehat Dalam Sebuah Organisasi
![]() |
| Cara Mengatasi Konflik Secara Sehat Dalam Sebuah Organisasi Sumber : https://www.kompasiana.com |
Perlu kita ketahui bahwa didalam sebuah organisasi tentu pernah terjadi yang namanya konflik antar kelompok. Nah, Organisasi itu sendiri adalah sebuah tim atau kelompok yang terdiri dari beberapa orang dan menyalurkan pikirannya menjadi satu untuk mewujudkan atau menjalankan sebuah tujuan (visi -misi) secara bersama-sama, sedangkan konflik adalah terjadinya sebuah perselisihan yang terjadi antara kedua belah pihak yang diakibatkan oleh adanya perbedaan argumen, perbedaan kepentingan dan keegoisan individu.
Didalam
konflik pasti banyak berisikan beberapa orang yang mempunyai pendapat
masing-masing, pasti ada yang setuju dan tidak setuju, ada yang sependapat dan
tidak sependapat. Nah, dari situlah kemungkinan terjadinya sebuah konflik antar
anggota. Kebanyakan orang pasti mengira bahwa menyelesaikan sebuah konflik
harus dengan emosi, main tangan bahkan dengan main tangan, padahal yang perlu
kita tahu bahwa ada cara untuk menyelesaikan sebuah konflik secara masuk akal
dan tanpa adanya kekerasan. kita bisa selesaikan secara baik-baik, saling
terbuka, kepala dingin, musyawarah untuk mencapai mufakat dan diselesaikan
secara kekeluargaan.
Faktor terjadinya sebuah konflik :
1.
Kurangnya keterbukaan
Ialah kurangnya keterbukaan antara anggota yang dapat mempengaruhi
terjadinya sebuah konflik dan dapat mengakibatkan terjadinya perpecahan dalam
sebuah organisasi.
2.
Perbedaan argumen
antar kelompok
Didalam diri masing-masing anggota pasti memiliki argumen yang tidak sama
dengan anggota lain. Yang dimana hal tersebut menjadi pemicu terjadinya konflik
antar anggota.
3.
Terlalu egois
Faktor ini menjadi hal yang sangat lumrah, karena dalam diri seseorang pasti
terdapat sifat egois yang hanya mementingkan dirinya sendiri tanpa mendengarkan
argumen anggota lain.
4.
Perbedaan
kepentingan antar individu maupun kelompok
Didalam sebuah organisasi tentu terdapat anggota yang mengejar tujuan
kepentingan masing-masing secara individu, para anggota pastinya bersaing satu
dengan yang lain dan mengakibatkan terjadinya sebuah konflik demi memperebutkan
sebuah kesempatan dan sarana dalam sebuah organisasi.
Pernyataan
diatas merupakan beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya sebuah konflik
antar individu maupun antar kelompok. Bisa kita lihat pernyataan yang paling
menonjol dalam terjadinya sebuah konflik ialah adanya perbedaan argumentasi
antar kelompok, karena kebanyakan konflik yang terjadi dalam sebuah organisasi
pasti dilatar belakangi oleh adanya perbedaan argumentasi antar kelompok, mulai
dari tidak sependapat, kurang setuju dengan pernyataan komunikan sampai
timbulnya adu mulut antar kelompok. Hal itu perlu kita hindari karena akan
mengakibatkan perpecahan anggota dalam sebuah organisasi.
Cara mengatasi sebuah konflik :
1.
Komunikasi
![]() |
| Cara Mengatasi Konflik Secara Sehat Dalam Sebuah Organisasi Sumber : http://endangpurie.blogspot.com
|
Cara ini merupakan cara yang paling ampun dan efektif dalam menyelesaikan sebuah konflik yang terjadi, karena dengan adanya komunikasi antar anggota yang setuju dan yang tidak setuju maka akan terjadi yang namanya saling keterbukaan satu dengan yang lainnya. Gimana kita tau apa yang membuat kedua pihak tersebut setuju dan tidak setuju dengan pernyataan anggota lain. Maka dari itu kenapa cara ini menjadi cara yang paling ampuh dan efektif dalam menyelesaikan sebuah konflik dalam sebuah organisasi.
2.
Kompromi
![]() |
| Cara Mengatasi Konflik Secara Sehat Dalam Sebuah Organisasi Sumber : https://deepublishstore.com |
Dalam menyelesaikan sebuah konflik dengan cara kompromi yaitu memberi tahu kepada kedua pihak yang bertentangan untuk mencari jalan keluar penyelesaian masalah (solusi) secara bersama-sama. Dengan kompromi permasalahan yang ada akan dapat terselesaikan dengan terstruktur, tidak egois, dan tidak merugikan satu sama lain. Yang dimana dengan cara ini dapat mengatasi konflik yang ada secara efektif dan tidak mengakibatkan banyak orang yang ikut campur tangan dalam mengatasi konflik tersebut. Cara ini dapat kita pilih setelah komunikasi karena penyelesaian masalah kompromi juga termasuk kedalam cara penyelesaian masalah secara cepat juga dalam sebuah organisasi.
3.
Mediasi
![]() |
| Cara Mengatasi Konflik Secara Sehat Dalam Sebuah Organisasi Sumber : https://www.pngegg.com |
Bentuk cara mengatasi konflik kali
ini dengan cara mediasi, mediasi itu sendiri adalah bentuk pengendalian sosial,
yang dimana pihak ketiga menjadi mediator untuk kedua belah pihak yang berkonflik.
Dalam hal ini maka dibutuhkan adanya pihak ketiga untuk membantu menyelesaikan konflik
yang terjadi dalam sebuah organisasi. Peran pihak ketiga sangat berperan
penting dalam mengatasi konflik secara mediasi, karena kalau tidak adanya pihak
ketiga kemungkinan proses penyelesaian masalah secara mediasi tidak akan berjalan
dengan lancar atau mungkin berhenti ditengah jalan begitu saja. Maka dari itu cara
ini kurang begitu efektif dalam proses mengatasi sebuah perselisihan atau
permasalahan yang terjadi didalam sebuah organisasi.




Komentar
Posting Komentar